Diabetes Melitus dan Puasa

Diabetes Mellitus adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) di dalam darah. Penyakit yang kita kenal dengan kencing manis ini pada awalnya sering tidak dirasakan dan tidak disadari oleh penderita, sehingga sulit untuk melakukan deteksi lebih dini. Ada beberapa kondisi yang dapat kita jadikan sebagai langkah pendeteksian diri dari kencing manis dengan munculnya beberapa keluhan dan gejala sebagai berikut :

  1. Berat badan menurun dan merasa lemah lesu
  2. Frekuensi buang air kecil yang sering terutama di malam hari
  3. Banyak makan dan minum
  4. Sering kali mengalami kesemutan/gangguan saraf tepi
  5. Gangguan penglihatan (pandangan kabur)
  6. Sering gatal-gatal, bisulan dan bila mendapatkan luka sukar sembuh
  7. Gangguan ereksi bagi pria
  8. Keputihan

 

Faktor genetik/keturunan merupakan penyebab utama timbulnya penyakit kencing manis, disamping penyebab lain seperti infeksi, kehamilan dan obat-obatan. Namun meski demikian,  seseorang yang memiliki ‘warisan’ diabetes dari orangtuanya, belum tentu terkena penyakit diabetes. Karena masih ada kemungkinan bibit diabetes ini tidak menampakkan diri secara nyata sampai akhir hayatnya.



Ada beberapa faktor yang seringkali menjadi pencetus dan penyubur kencing manis, antara lain jarang berolahraga/kurang gerak/malas, kebiasaan makan secara berlebihan dan kehamilan. Dan untuk menghindari/mencegah diri kita dari kencing manis, ada beberapa hal yang perlu untuk kita lakukan, yaitu :

  1. Pola Hidup Sehat

Siapapun anda dan bagaimanapun gaya hidup anda, mulailah dari sekarang untuk beralih ke pola hidup sehat. Hindari berbagai macam hal yang dapat menimbulkan penyakit kencing manis, hindari mengkonsumsi minuman beralkohol, segera tinggalkan rokok dan kebiasaan makan berlebihan.

  1. Berat Badan Normal

Usahakan berat badan anda berada pada berat badan ideal, karena kegemukan/obesitas akan membuat seseorang memiliki potensi 18 kali lebih terkena diabetes dibanding mereka yang memiliki berat badan normal.

  1. Olahraga

Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga yang teratur akan membakar kalori di dalam tubuh, sehingga potensi untuk menjadi gemuk dapat dikurangi.

  1. Makan Sehat

Biasakan makan secara proporsional, jangan berlebihan, atur perut anda dengan komposisi 1/3 bagian untuk menampung makanan, 1/3 bagian untuk minuman dan 1/3 sisanya untuk menampung udara.

  1. Berpuasa

Puasa akan membuat kita sehat, baik secara lahir maupun batin.

 

Momen bulan Ramadhan ini adalah saat yang tepat untuk mengawali pola hidup sehat, dengan banyak berpuasa. Jika manusia memenuhi perutnya dengan beragam makanan dan perut terbiasa dengan pola seperti itu, maka timbul beragam penyakit yang sebagian diantaranya membutuhkan waktu lama untuk penyembuhannya seperti penyakit kencing manis.

 

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh penderita kencing manis ketika mereka hendak berpuasa.

1. Penderita harus segera menghentikan puasanya jika terjadi keluhan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah, yaitu kurang dari 60mg/dl. Keluhan tersebut adalah :

  • Keluar keringat dingin
  • Berdebar-debar
  • Lemah, lesu, sulit bicara
  • Kesulitan menghitung sederhana

2. Asupan cairan (minum) harus cukup, terutama saat puasa di iklim yang panas, karena bila kurang akan menyebabkan kekentalan darah meningkat sehingga resiko penyumbatan darah dan stroke meningkat. Dan ini bisa disiasati dengan memperbanyak minum atau makan buah-buahan rentang waktu berbuka puasa sampai waktu sahur.

3. Aktifitas olahraga perlu dipertahankan tetapi tidak dilakukan sebelum berbuka puasa, karena dapat meningkatkan resiko hipoglikemia, tetapi dianjurkan sesaat setelah buka puasa.

4. Perlu konsultasi dengan dokter yang merawatnya karena biasanya terdapat perubahan waktu untuk minum obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *