Manfaat Cabe Jawa

Cabe jawa (Piper retrofractum) adalah tanaman asli Indonesia dan banyak ditanam di Jawa dan Sumatera. Para herbalis menggunakannya sebagai antipiretik, disentri, diare, lemah syahwat, tekanan darah rendah, influenza, batuk, dan demam. Cabe jawa juga digunakan untuk pengobatan luar sebagai obat encok dan menghilangkan pegal-pegal.

Cabe jawa mengandung zat pedas piperine, resin (kavisin), asam palmitik, piperidin, minyak asiri dan sesamin. Kandungan piperin dalam cabe jawa inilah yang diduga memiliki efek stimulan terhadap sel-sel syaraf sehingga mampu meningkatkan stamina tubuh. Oleh karena itu cabe jawa bisa digunakan sebagai afrodisiak karena memiliki efek androgenik.

Istilah androgen digunakan untuk bahan-bahan yang kerja biologiknya sama dengan testosteron. Fungsi utama hormon testosteron adalah merangsang perkembangan dan aktifitas organ-organ reproduksi dan sifat seks sekunder. Testosteron adalah androgen utama kaum pria. Androgen inilah yang diperkirakan bertanggungjawab terhadap keagresifan dan tingkakah laku seksual pada pria. Salah satu sumber androgen di alam adalah buah cabe jawa.